Home / Kabar Kampung / Padi Ladang

Padi Ladang

berladang-0000franly

Menugal. Sebutan Masyarakat Suku Dayak Lebo untuk istilah menanam padi ladang. Kegiatan yang rutin dilakukan setahun sekali ini merupakan salah satu kearifan lokal yang terus dijaga untuk mempertahankan budaya berladang. Setiap tahun warga akan membuka lahan 0,5 – 2 Hektare lahan untuk menanam padi sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Kampung yang dibuat secara parsitipatif oleh warga Kampung. Namun demikian pemborosan pembukaan lahan dapat dihindari dengan adanya sistem gilir balik yang memang sudah menjadi tradisi sejak dulu.

Dalam kegiatan ini akan sangat terlihat kekompakan warga dalam bergotong royong karena adanya istilah Ngebon. Jadi setiap warga yang membuka lahan akan saling membantu menanam padi secara bergantian. Proses ini biasanya akan berlangsung 1 Bulan atau bahkan lebih, yang biasanya dimulai pada bulan Agustus sampai September sehingga biasanya pada musim ini pemukiman akan menjadi sunyi disebabkan beberapa warga memilih untuk menetap di ladang dengan membuat pondok ala kadarnya untuk menginap dengan tujuan agar tidak mondar mandir setiap harinya ladang. Namun demikian anak-anak mereka yang bersekolah harus tetap tinggal di kampung walaupun harus ditipkan kepada warga lain yang tidak menetap di ladang.

Perubahan iklim saat ini membuat masyarakat kesulitan untuk menentukan saat yang tepat untuk menanam padi disebabkan tidak menentunya cuaca. Dibandingkan dengan puluhan tahun sebelumnya warga dapat memrediksi dengan tepat kapan harus bercocok tanam. Katakanlah tahun sebelumnya, saat kemarau panjang melanda negeri sehingga terjadi gagal panen kerana padi kekeringan. Maka sangat pentinglah alam ini kita manfaatkan secara bijaksana karena ada banyak bencana terjadi karena pengelolaan sumber daya alam yang tidak seimbang contohnya perubahan iklim. _fo

 

About admindesa

Check Also

Menuju Penerapan SIGAP di Indonesia

JAKARTA – Seperti halnya Undang-Undang Otonomi Daerah di tingkat Provinsi dan Kabupaten, diterbitkannya UU Nomor …

One comment

  1. I got this web site from my pal who told me regarding this
    website and at the moment this time I am visiting this site and reading very informative content here.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *