Home / Kabar Kampung / Packard Foundation & CLUA Kunjungi Kampung Merabu

Packard Foundation & CLUA Kunjungi Kampung Merabu

Packard Foundation & CLUA Kunjungi Kampung Merabu

Pada tanggal 4 – 6 Pebruari 2020, sebanyak 7 orang tamu yang berasal dari Indonesia dan USA berkunjung ke Kampung Merabu, Kecamatan Kelay, Berau, Kalimantan Timur. Para tetamu tersebut merupakan perwakilan dari Packard Foundation serta CLUA dan mereka sengaja datang ke Kampung Merabu untuk mendengar dan melihat secara langsung tentang model pengelolaan sumberdaya alam (hutan desa) yang ada di kawasan hutan Merabu serta ingin mendapatkan pemaparan langsung tentang Pendekatan SIGAP yang telah lama diaplikasikan di Merabu. Tepat pukul 17.00 wita, sebanyak 4 kendaraan 4WD yang ditumpangi oleh seluruh rombongan tiba di Merabu dan langsung menuju ke Aula Kampung Merabu. Disana, mereka disambut oleh Kelompok PKK Merabu yang menyuguhkan Welcome Drink. Turut menyambut kedatangan rombongan tersebut diantaranya Kepala Kampung Merabu(Agustinus Karna), Direktur BUMKAM Lebo Asik (Agus Atino), Franly Oley (Pejuang Sigap Sejahtera), Beny (Kepala Unit Rima Wisata Puri – pengelola ekowisata Merabu) serta beberapa tokoh masyarakat lainnya. Turut bersama di dalam rombongan tersebut perwakilan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) diantaranya Niel Makinnudin, Kusworo, Asty Fernandes dan Lex Hovani. Selepas menyantap hidangan penyambutan, seluruh rombongan bergegas menuju ke Merabu Lodge, penginapan khusus yang berada di dalam kompleks Agrosilvopastural Merabu dengan pemandangan langsung ke Pegunungan Karst Merabu serta sebagiannya menginap di Home Stay milik warga kampung. Pada malam hari, secara khusus dilakukan diskusi bersama Pemerintah Kampung Merabu bertempat di Rumah Agustinus Karna, untuk mengetahui tentang beragam hal termasuk pengelolaan sumberdaya alam (hutan desa dan kawasan destinasi wisata), juga untuk mengetahui tentang penerapan pendekatan Sigap di Kampung Merabu. Kepala Kampung Merabu dalam diskusi tersebut selain menjelaskan tentang kondisi Merabu, juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan seluruh anggota rombongan serta mengucapkan terima kasih atas dukungan dari para pihak untuk kemajuan Kampung Merabu. Keesokan harinya, seluruh anggota rombongan melanjutkan kunjungan ke areal kawasan hutan bernilai tinggi (HCV) sebuah perusahaan dan kembali pada sore hari dan langsung berdiskusi bersama Pemerintah Kampung di Aula Kampung Merabu. Pada kesempatan tersebut, selain melanjutkan penjelasan tentang Merabu dengan ragam potensinya oleh Agustinus Karna, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan tentang SIGAP oleh anggota Pejuang Sigap Sejahtera, Franly Oley. Seluruh anggota rombongan sangat antusias mendengar pemaparan Franly yang disampaikan dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Setelah mendapatkan pemaparan secara detail, semua anggota rombongan didampingi Agustinus Karna dan Agus Atino berkunjung ke Unit Usaha BUMKAM, Danum Puri, sebuah unit usaha pengolahan air isi ulang, lalu melanjutkan ke pusat persemaian tanaman kakao dan diakhiri kunjungan ke area PLTS Komunal yang dikelola oleh Sinang Puri Energi yang juga merupakan salah satu unit usaha BUMKAM Lebo Asik. Pada kesempatan tersebut, seluruh anggota rombongan menyatakan senang dan menyampaikan bahwa sebelum kembali ke Tanjung Redeb, mereka akan berkunjung ke Danau Nyadeng untuk menikmati danau cantik yang berada di dalam kawasan Hutan Desa Kampung Merabu. Keesokan harinya, semua anggota rombongan didampingi Franly, Beny dan Dandi, menggunakan 6 unit perahu ketinting, mereka berangkat menuju ke Danau Nyadeng dan kembali ke Merabu jelang tengah hari dan langsung berkemas meninggalkan Merabu menuju Tanjung Redeb, karena disana, mareka sudah dijadwalkan untuk bertemu dengan Bupati dan Wakil Bupati Berau. #sayasigap #kampungmerabu #packardfoundation #clua #viptrip #kampungmerabu #merabuasik #danaunyadeng #pejuangsigap #pss2020 #kelay #berau #kalimantantimur #indonesia

Lokasi Kegiatan
null

Dikirim dari Sigap

Check Also

Warga Merabu Ikuti Workshop Pengelolaan Cagar Budaya dan Permuseuman di Samarinda

Sebanyak 3 orang warga Kampung Merabu yang bertugas sebagai Juru Pelihara Kawasan Cagar Budaya Gua …

Open chat
1
Hello... Apa yang dapat kami bantu
Powered by